#
Logo Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B

Jl. Kusuma Bhakti, Gulai Bancah, Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia, 26122

Telepon/Faksimili: (0752) 34659 Email: pa.bukittinggi@pta-padang.go.id

Logo Artikel

549 MENUJU KELAS 1A TIM BADILAG MAHKAMAH AGUNG SURVEI PA BUKITTINGGI

Articles

Menuju Kelas 1A, Tim Badilag Mahkamah Agung Survei PA Bukittinggi

new normal adalah skenario untuk mempercepat penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan skenario new normal dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional

Baca selengkapnya di artikel "Apa Itu New Normal dan Bagaimana Penerapannya Saat Pandemi Corona?", https://tirto.id/fCSg

new normal adalah skenario untuk mempercepat penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan skenario new normal dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional

Baca selengkapnya di artikel "Apa Itu New Normal dan Bagaimana Penerapannya Saat Pandemi Corona?", https://tirto.id/fCSg

Pengadilan Agama Bukittinggi merupakan Pengadilan Agama pertama diwilayah Sumatera Bagian Tengah (Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Riau Kepulauan), awalnya bernama Mahkamah Syar’iyah yang yang didirikan oleh ulama terkenal yakninya Syaikh Sulaiman Ar-Rasuli (Inyiak Canduang)pada tahun 1947 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama tanggal 17 Juni tahun 1947. Sudah seyogyanya pengadilan penuh sejarah ini menjadi Pengadilan Agama Kelas 1A. Selain bernilai historis yang tinggi, Pengadilan Agama Bukittinggi terletak di jantung provinsi Sumatera Barat, Bukittinggi yang juga pernah menjadi ibu kota Indonesia pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia tahun 1947. 
Di kota ini lahir proklamator (Bung Hatta) dan banyak pahlawan nasional, bahkan pendiri Pengadilan Agama pertama di provinsi Sumbagteng ini sedang diusulkan menjadi pahlawan nasional. Dari segi perkara, tiap tahunnya lebih dari seribu perkara diterima dan diputuskan bahkan perkara ekonomi syariah pertama kali di Indonesia disidangkan di PA Bukittinggi. Wilayah yurisdiksi juga sangat luas, tiga kecamatan di kota Bukittinggi dan delapan kecamatan kabupaen Agam. Sangat wajar bila PA Bukittinggi dinaikkan ketingkat/ kelasnya menjadi 1A. Usulan kenaikan kelas ini telah dilakukan PA Bukittinggi melalui PTA Padang ke Mahkamah Agung dan dilanjutkan ke Kemenpan RB sejak tahun 2015 yang lalu. Diperbaharui lagi pada tahun 2016 dan terakhir kembali diusulkan pada akhir tahun Desember 2019.
Kali ini tim Badilag sebagai perpanjangan Mahkamah Agung RI turun langsung meninjau segal hal yang berkaitan dengan persyaratan kenaikan kelas seperti Data Dukung Usul Peningkatan, Data Unsur Substantif dan Unsur Penunjang beserta data dukung dan lampiran-lampirannya mencakup data internal PA Bukittinggi dan dukungan instansi-instansi yang berada di Bukittinggi dan Agam.
 
tim1
Tim Badilag menyampaikan hal-hal yang menjadi prioritas bafi PA Bukittinggi dalam menyambut kedatangan Kemenpan RB (Foto2 Tim IT PA Bukittinggi)

Mahkamah Agung telah menominasikan PA Bukittinggi untuk segera dinaikkan kelasnya dan telah menjadi prioritas dari Mahkamah Agung untuk pengadilan di luar Jawa. "tinggal kesiapan dari aparatur PA Bukittinggi sendiri nantinya dalam menyiapkan segala sesuatunya yang menjadi penilaian bagi tim Kemenpan RB yang akan turun dalam waktu dekat ini", ungkap tim Badilag ini setelah melakukan pemerikasaan/ surveilande kesiapan PA Bukittinggi apabila tim tersebut turun nantinya.

Tim Badilalag ini juga menyempatkan diri selain mengunjungi PA Bukittinggi juga berkunjung ke beberapa tempat bersejarah di kota Bukittinggi, seperti lobang jepang, museum dan tempat-tempat penting yang bernilai sejarah dikota bukittinggi.
tim2
Tim Badilag menyampaikan hal-hal yang menjadi prioritas bafi PA Bukittinggi dalam menyambut kedatangan Kemenpan RB (Foto3 Tim IT PA Bukittinggi)
 
Selama dua hari ini tim tersebut bekerja merampungkan hasil penilaiannya terhadap kesiapan PA Bukittinggi menuju kelas 1A. "Hal-hal yang menjadi pekerjaan rumah sebelum tim kemenpan RB datang mesti harus segera dibenahi dan dilengkapi sesegera mungkin." pesan tim tersebut.
Ketua PA Bukittinggi menucapkan terimakasih kepada tim Badilag dan tim PTA Padang atas diusulkannya menjadi kelas 1A dan prosesnya telah sampai pada  turunnya tim untuk melakukan surveillance pada hari ini dan kemarin. "Kami sangat berharap nantinya PA Bukittinggi menjadi PA kelas 1A yang kedua di Sumatera Barat", harapan ketua. Ketua juga berjanji akan segera menindaklanjuti hal-hal yang harus dibenahi sebelum kedatangan tim dari kemenpan RB nantinya. (dqfordilag).

CORONA MAHKAMAH AGUNG

 

KMA ok

Himbauan Ketua PA Bkt

 

prodeo

 

Pelayanan Prima, Putusan Berkualitas