#
Logo Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B

Jl. Kusuma Bhakti, Gulai Bancah, Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia, 26122

Telepon/Faksimili: (0752) 34659 Email: pa.bukittinggi@pta-padang.go.id

Logo Artikel

551 PENGADILAN AGAMA BUKITTINGGI SUKSES SELENGGARAKAN SIDANG ITSBAT TERPADU

Articles

Pengadilan Agama Bukittinggi Sukses Selenggarakan Sidang Itsbat Terpadu

new normal adalah skenario untuk mempercepat penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan skenario new normal dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional

Baca selengkapnya di artikel "Apa Itu New Normal dan Bagaimana Penerapannya Saat Pandemi Corona?", https://tirto.id/fCSg

new normal adalah skenario untuk mempercepat penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan skenario new normal dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional

Baca selengkapnya di artikel "Apa Itu New Normal dan Bagaimana Penerapannya Saat Pandemi Corona?", https://tirto.id/fCSg

Sidang terpadu merupakan salah satu program unggulan Mahkama Agung RI dalam hal ini Pengadilan Agama Bukittinggi sebagai pengadilan tingkat pertama yang bekerjasama dengam, Kementrian Agama, dinas Dukcapil kot Bukittningg dan TP PKK. Dalam satu hari ini dapat terselesaikan 43 perkara itsbat (pengesahan) nikah warga Bukittinggi dan Agam (dalam wilayah yurisdiksi PA Bukittinggi.

Dalam sambutannya dalam acara pembukaan, Walikota Bukittinggi (H. M. Ramlan Nurmatias, SH) menyatakan "kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat penting. Pernikahan yang belum tercatat oleh negara maka akan merugikan baik orang tua maupun anak nantinya karena tidak ada buku nikah, akte kelahirannya tidak bisa dikeluarkan dan ini akan berdampak pada masa depan anak, masuk sekolah, pengurusan pasport dan lain sebagainya.  Walikota Bukittinggi kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap siaga menghindari penularan Covid-19. Pastikan diri dan lingkungan kita sehat saat keluar dan masuk kembali kerumah dengan tetap memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun dan tetap menjaga jarak.

terpadu1Walikota Bukittinggi dan Ketua PA Bukittinggi dalam pembukaan sidang terpadu (Foto2 Tim IT PA Bukittinggi)

Ketua Pengadilan Agama Bukittinggi juga mengatakan sidang Isbat Terpadu ini sesungguhnya untuk menyelamatkan pernikahan yang tidak tercatat dan tidak terdaftar di KUA dan pencatatan akte kelahiran anak dari pernikahan terjadi pada masa lalu, baik pasangan yang sudah lama maupun pasangan yang baru menikah secara siri/ sah secara agama namun tidak sah secara hukum negara. Ini merupakan program Mahkamah Agung dan diberikan kewenangan kepada Pengadilan Agama untuk melaksanakan persidangan. Kemudian putusan sidang akan menjadi dasar hukum bagi KUA mengeluarkan buku nikah dan Dinas Dukcapil bisa langsung mengeluarkan akte kelahiran. Dengan adanya program inidiharapkan memberikan kesadaran kepada masyarakat betapa pentingnya pencatatan pernikahan secara negara. "Kegiatan merupakan kerja terpadu sehingga disebut jadi sidang isbat nikah terpadu". Ketua PA Bukittinggi mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang solid bersama Pemko Bukittinggi, Kemenag dan TP PKK Bukittinggi

"Bagi pasangan yang menikah namun belum tercatat oleh negara, tidak perlu malu, secara agama telah sah namun belum tercarat oleh negara. Ini merupakan tanggung jawab pemerintah untuk menfasilitasinya. Termasuk menfasilitasi penikahan yang sah antara pasangan yang belum sah secara agama pernikahannya. Kegiatan hari ini gratis dan tidak dipungut biaya. Semua dokumen mulai dari penetapan nikh, buku nikah dan akte kelahiran bisa langsung keluar tidak menuggu waktu lama dalam satu hari ini", tambah ketua 

terpaduWalikota Bukittinggi bersama bersama ketua TP PKK,  Ketua PA Bukittinggi,  Forkompinda, kemenag dan sepasang peserta itsbat nikah(Foto3 Tim IT PA Bukittinggi)

Dalam kesempatan yang sama Ketua TP PKK Kota Bukittinggi Ny. Yesi Ramlan Nurmatias mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan kerjasama Pemko Bukittinggi, Pengadilan Agama, Kementrian Agama dan TP PKK. Setelah dilakuan verifikasi, terdata dan langsung mendaftar 43 keluarga yang akan disidangkan dalam satu hari ini. "Kegiatan ini sangat penting untuk membantu warga melegalkan pernikahan secara negara dan memberikan hak kepada anak untuk mendapatkan akte kelahiran dan dokumen lainnya", ungkap ketua TP PKK ini. "Sekaligus bentuk kepedulian kepada masyarakat agar taat peraturan perundang-undangan dan terbentuk keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah, terhindar dari kekerasan rumah tangga, memiliki generasi penerus yang punya identitas diri jelas dan lengkap", tambahnya.

terpadu3
Ketua PA Bukittinggi foto bersama jajarannya setelah pelaksanaan sidang terpadu (Foto4 Tim IT PA Bukittinggi)

Kegiatan ini sudah tahun ketiga dilaksanakan sejak tahun 2018 yang lalu. Jika masih ada masyarakat yang belum tercatat pernikahannya secara negara maka akan dilanjutkan kembali, namun bagi warga masyarakat yang telah terverifikasi secara agama pernikahannya belum sah, mungkin bisa kita laksanakan nikah massal. Tentu saja diharapkan kerjasama dengan pemko Bukittinggi dan pihak terkait lainnya. (dqfordilag).


CORONA MAHKAMAH AGUNG

 

KMA ok

Himbauan Ketua PA Bkt

 

prodeo

 

Pelayanan Prima, Putusan Berkualitas